Skip to main content

Posts

Featured

Tentang Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat

Yep.
Kalau gue nulis lagi, tandanya ada uneg-uneg.

Semakin hari, gue merasa semakin sulit berkomunikasi dengan orang-orang. Gue berpikir, apa mungkin ini terjadi karena gue terlalu banyak baca dan kurang berinteraksi dengan orang-orang?
Atau kultur media sosial membuahkan semacam pergeseran tertentu mengenai cara bergaul kita dan gue gagal menangkap perubahan itu karena gue jarang main medsos?
Atau buku-buku yang gue baca ditulis dengan gaya bahasa yang terlalu lugas sehingga nggak cocok dengan budaya Indonesia dan Asia yang penuh sopan santun dan kadang memiliki maksud tersirat dari kata-kata yang diucapkan?
Apapun alasannya, kesulitan ini lama-lama bikin gue jadi kepikiran.
Dan tibalah hidayah itu.
Waktu lagi main ke toko buku, gue menemukan buku yang sekilas kok kayak the Jakmania. Oren-oren gimana, gitu. Terang banget, Sob, sampulnya. Judulnya pun provokatif. Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat. Terjemahan dari versi aslinya, The Subtle Art of Not Giving A F*ck.

This book is sur…

Latest posts

Man United is Comeback!

Big Picture vs Detail

Meditasi Kopi

Tentang Perbedaan Pekerjaan dan Karier (bagian 2)

Tantangan Inovasi di Indonesia

Tentang Perbedaan Pekerjaan dan Karier (bagian 1)

Pagi yang Damai

Tips Membaca, Merangkum, dan Membuat Resensi bagi Orang Sulit Fokus

Hubungan Inovasi dan Geografis: Ketika Permintaan terhadap Inovasi Menjadi Begitu Pemilih

Internet of Everything: Catatan Pemikiran dari Steve Case